Presentation . . .

Dalam kurun waktu 24 jam pertama tidak membuat catatan dan menyimpulkan point-point penting maka akan sulit mengingat kembali apa yang dipelajari[1]

Penyebab utama orang tidak melaksanakan hal-hal yang mereka ketahui adalah tidak melakakukan pengulangan [1]

Learning Day kemarin sengaja saya usulkan ke Pak Angger untuk memberikan sedikit tip dalam melakukan presentasi, biasanya Learning Day di tempat saya bekerja dilaksanakan rutin tiap minggu namun karena semua pada sibuk dan tidak menetap di bandung akhirnya sekarang jadi jarang dilaksanakan.

Topik Learning Day kemarin adalah bagaimana melakukan presentasi ?. POWER menjadi standar presentasi tim kami yang merupakan singkatan dari Puch, Oneness, Window, Ear, Retention. Kemarin memang pembahasan baru sampai pada Punch belum semuanya dibahas namun teman-teman semua yang hadir sangat antusias  mempelajari topik ini, ditunjukan teman-teman dengan menyampaikan sharing pengalamannya dan pertanyaan kepada pak Anger. Dalam penyampaian topik ini Pak Angger memberikan contoh-contoh dalam melakukan punch.

Kadang kita terlalu sulit untuk menyampaikan apa yang sudah kita kerjakan, contohnya report yang sudah kita hasilkan. Kita paham sekali dengan apa yang kita kerjakan namun sayang kita tidak tau bagaimana menyampaikan semuanya itu agar diterima dengan baik oleh klien kita. Presentasi menjadi media kita bertemu dengan seluruh klient yang terkait. Presentasi merupakan cara terbaik untuk menyampaikan seluruh yang kita kerjakan.

Suatu presentasi dikatakan baik apabila presentasi itu ditata dengan baik dan mengikuti struktur yang dipertimbanhkan secara matang [2]

Suatu presentasi dikatakan berhasil apabila prsentasi tersebut berhasil membujuk audiens untuk menerima sudut pandang kita dan kita dapat mencapai tujuan [2]

Banyak hal memang yang perlu untuk diketahui sebelum melakukan presentasi: tipe presentasi, tipe audiens, jumlah audiens, waktu, lokasi, alat bantu dan informasi penting lainnya. Namun disini saya hanya ingin menunjukan perbedaan antara dokumen tertulis (bisa berupa report) dengan presentasi dan tipe presentasi untuk melaporkan sesuatu.

Ada hal-hal penting yang perlu di perhatikan dalam Tipe presentasi pelaporan:

  • Mengapa, Untuk memperbaharui wawasan orang lain dalam perusahaan atau memberikan laporan kepada klien mengenai permasalahan, termasuk pekerjaan yang sedang dijalankan, strategi-strategi, temuan-temuan penelitian dan kebijakan-kebijakan baru
  • Siapa, Satu atau beberapa karyawan atau konsultan menyampaikan presentasi kepada rekan-rekan atau klien
  • Di mana, umumnya di kompleks perusahaan; biasanya di ruang pertemuan
  • Waktu, lima menit sampai beberapa jam, tergantung pada sifat laporan dan jumlah presenter
  • Kunci Keberhasilan, Tahu dengan pasti siapa yang akan hadir diruangan pertemuan dan pahami perhatian atau keprihatinan utama mereka; sipkan bahan pendukun; dapat kepastian apakah laporan ini hanya sekedar informasi atau mengarah pada tindakan.

Referensi:

  • [1] Blanchard Ken, Meyer J. Paul, Ruhe Dick (2002), Know Can Do, libri
  • [2] Abrams Rhonda (2005), Winning Presentation In A Day, Kanisius

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s