Sayap-sayap Patah

Kahlil Gibran

Namun, sekarangkah saatnya kehidupan akan memisahkan kita agar engkau bisa memperoleh keagungan seorang lelaki dan aku kewajiban seorang perempuan?

Untuk inikah maka lembah menelan nyanyian burung bul-bul ke dalam relung-relungnya, dan angin memporakporandakan daun-daun mahkota bunga mawar, dan kaki-kaki menginjak-injak piala anggur? Sia-siakah segala malam yang kita lalui bersama dalam cahaya rembulan di bawah pohon melati, tempat dua jiwa kita menyatu?

Apakah kita terbang dengan gagah perkasa menuju bintang-bintang hingga lelap sayap-sayap kita, lalu sekarang kita turun ke dalam jurang?

Atau tidurkah cinta ketika ia mendatangi kita, lalu, ketika ia terbangun, menjadi marah dan memutuskan untuk menghukum kita?

Ataukah jiwa-jiwa kita mengubah angin malam yang sepoi menjadi angin ribut yang mengoyak-ngoyak kita menjadi berkeping-keping dan meniup kita bagai debu ke dasar lembah? Kita tak melanggar perintah apa pun; kita pun tak mencicipi buah terlarang; lalu apa yang memaksa kita meninggalkan sorga ini?

Kita tidak pernah berkomplot atau menggerakkan pemberontakan, lalu mengapa sekarang terjun ke neraka?

Tidak, tidak, saat-saat yang menyatukan kita lebih agung daripada abad-abad yang berlalu, dan cahaya yang menerang jiwa-jiwa kita lebih perkasa daripada kegelapan; dan jika sang prahara memisahkan kita di lautan yang buas ini, sang bayu akan menyatukan kita di pantai yang tenang, dan jika hidup ini membantai kita, maut akan menyatukan kita lagi.

Hati nurani seorang wanita tak berubah oleh waktu dan musim; bahkan jika mati abadi, hati itu takkan hilang murca. Hati seorang wanita laksana sebuah padang yang berubah jadi medan pertempuran; sesudah pohon-pohon ditumbangkan dan rerumputan terbakar dan batu-batu karang memerah oleh darah dan bumi ditanami dengan tulang-tulang dan tengkorak-tengkorak, ia akan tenang dan diam seolah tak ada sesuatu pun terjadi karena musim semi dan musim gugur datang pada waktunya dan memulai pekerjaannya…

Copy From : Acorbusie

22 comments

  1. Wah neh dia karya Khlil Gibran yang menjadi Best Seller Lebih dari empat puluh tahun, dia menuangkan seluruh perasaannya dengan kemurungan puitis, kehalusan budi dan kedalaman falsafi tentang cinta ke pada seorang wanita cantik Selma Karamy yang berujung pada kedukaan yang mematahkan sayap-sayap cintanya. …….

  2. menurut aku, kahlil gibran dapat memberi inspirasi bagi para sastrawan yang ada di dunia, dan setiap kata yang dia lanturkan disetiap karya-karyanya itu bermakna, dan dapat kita jadikan sebagai panduan. dan disaat kita sedih, kita tak mesti bercerita kepada orang lain dan kita bisa mencurahkan semua yang kita alami dengan secrik kertas yang mungkin bisa menjadi satu karya lagi

  3. Sayap-sayap patah…..
    memang cinta adalah sesuatu yang…..(artikan dewe, menurut rasa masing-masing)
    Pokoknya Love is…….Cinta (maksa bgt ya…)

  4. Hati nurani seorang wanita tak berubah oleh waktu dan musim; bahkan jika mati abadi, hati itu takkan hilang murca. Hati seorang wanita laksana sebuah padang yang berubah jadi medan pertempuran; sesudah pohon-pohon ditumbangkan dan rerumputan terbakar dan batu-batu karang memerah oleh darah dan bumi ditanami dengan tulang-tulang dan tengkorak-tengkorak, ia akan tenang dan diam seolah tak ada sesuatu pun terjadi karena musim semi dan musim gugur datang pada waktunya dan memulai pekerjaannya…

  5. gibran seorang pujanga yg membuat saya benar-benar sangat kagum dng karyanya
    sayap sayap patah adalah inspirasa saya dalm menghadapi hidup yg penuh dng tantangan

  6. kahlil gibran adalah soerang pujangga yang mungkin mampu memberikan inspirasi bagi para pecinta sejati. karena dengan memahami dan menghayati setiap kata dan makna arti yang ia torehkan malalui tangan-tangannya kita mampu menintai pasangan kita dan mampu menciptakan kesetiaan.

  7. khalil gibran memberi nuansa kehidupan dalam memahami cinta……sy…salah satu pengagum buku-bukunya…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s